Makanan Bayi Agar Sehat Dan Bergizi

Makanan Bayi Agar Sehat Dan Bergizi – Sebagai orang tua tentunya ingin memberikan yang terbaik bagi buah hati, terutama yang berkaitan dengan makanan. Karena makanan yang sehat mengandung bermacam-macam nutrisi yang begitu penting bagi pertumbuhan sang buah hati. Perkembangan terhadap makanan bayi bergizi yang kurang dikonsumsi senantiasa akan rentan pada masalah-masalah kesehatan misalnya seperti penglihatan menjadi buruk, timbul kelelahan dan tingkat konsentrasi tidak stabil bahkan cenderung semakin menurun. Sehingga kemajuan sang buah hati kita ini bisa terhambat dan sebagai orang tua pun akan merasa kerepotan. Di sisi lain juga, berkenaan gizi yang baik pada anak senantiasa akan dapat membawa kesehatan mental serta menjaga berat badan secara keseluruhan dalam kondisi yang baik tentunya. Kini telah banyak kita jumpai tentang daftar makanan bayi sehat secara online maupun offline sehingga hal ini akan mampu memberikan orang tua beberapa ide mengenai apa yang dapat dimasukkan dalam makanan bergizi kepada anak-anak mereka.

Peran orang tua senantiasa memberikan yang terbaik kepada buah hatinya terutama pemberian asupan makanan setiap hari

Seperti yang kita ketahui bahwa nutrisi yang sehat pada makanan bayi memiliki peran dalam pencegahan penyakit. Makanan bayi yang sehat mencakup kebutuhan kalori pada anak sebesar 100 persen, dimana 55 persen diambil dari nutrisi karbohidrat seperti nasi, mie maupun roti. Sedangkan untuk nutrisi lemak dapat ditemui pada mentega atau minyak yang cakupannya turut menyumbang sebesar 30 persen dan sisanya 15 persen itu diperoleh dari nutrisi protein misalnya yaitu telur, daging, susu dan kacang. Bayi pastinya belum memiliki gigi, sehingga ini akan membuat peran orang tua harus senantiasa membantu dalam memilih makanan yang terbaik bagi si buah hati. Selain makanan bayi yang sehat dan bergizi, harus diperhatikan pula mengenai makanan yang aman dan mudah dicerna bagi bayi.

Beberapa makanan bayi yang sehat dan bergizi , yaitu sebagai berikut :

1) Kacang hijau

Kacang hijau mengandung zat protein yang sangat tinggi, sehingga makanan ini seringkali dihidangkan sebagai bubur dan minuman. Sedangkan makanan bayi yang cocok diolah dengan kacang hijau ini yaitu dengan cara dimasak hingga menjadi lunak kemudian disaring. Hal ini dilakukan agar makanan ini mudah dicerna dan tidak tersedak oleh bayi. Kacang hijau sangatlah lezat bagi bayi jika dicampur sedikit susu dan madu.

Bubur kacang hijau sangat identik dijadikan sebagai sarapan dan cocok bagi makanan bayi karena mengandung protein yang tinggi
Bubur kacang hijau sangat identik dijadikan sebagai sarapan dan cocok bagi makanan bayi karena mengandung protein yang tinggi

2) Dada ayam

Olahan makanan ini memang sangat bergizi karena daging ayam mengandung beberapa nutrisi yang kompleks yaitu protein, mineral, lemak, vitamin B kompleks yang begitu dibutuhkan oleh tubuh. Cara mengolah makanan ini cukup mudah dilakukan untuk bayi kita yang belum bisa mengunyah secara baik yaitu dengan merebus daging ayam hingga empuk kemudian hancurkan dan mengambil sari-sari pada daging tersebut. Untuk daging ayam yang terbaik bagi bayi diambil dari bagian dada, karena kandungan lemak pada dada ayam sangat sedikit sehingga baik untuk makanan bayi.

Untuk mengolah makanan bayi yang sehat pada daging ayam, maka pilihlah bagian dada ayamnya karena tidak terlalu banyak lemak yang dikandung
Untuk mengolah makanan bayi yang sehat pada daging ayam, maka pilihlah bagian dada ayamnya karena tidak terlalu banyak lemak yang dikandung

3) Buah Apel

Buah ini kaya akan nutrisi dan memiliki peran dalam mendukung kandungan serat serta mengandung aneka vitamin lainnya, akan tetapi yang paling dominan ialah vitamin C yang baik untuk tubuh. Sedangkan untuk makanan bayi, apel ini kaya akan karbohidrat, protein, vitamin A, vitamin B, vitamin C, zat besi, magnesium serta air. Beberapa olahan pada apel ini sangatlah membantu dalam mensupport nutrisi bagi perkembangan tubuh bayi. Cara memasak yang baik untuk buah ini yaitu dengan menghaluskannya sedemikian rupa lalu diambil sari buahnya dan siap disajikan untuk makanan bayi saat siang dan sore hari.

4) Buah pisang.

Pada umumnya buah ini dianggap sebagai obat yang cukup kaya nutrisi. Kandungan nutrisinya meliputi karbohidrat, protein, vitamin A, vitamin B, vitamin C, zat besi, kalsium, magnesium dan fosfor, di mana nutrisi tersebut begitu kompleks dalam kandungan pada buah pisang. Cara mengolah makanan bayi ini yaitu dengan menghaluskan pisang sehingga seperti bubur dan setelah halus merata, berikanlah pada bayi untuk dimakan. Hendaknya makanan ini diberikan pada pagi dan sore hari ketika bayi telah selesai mandi.

5) Wortel

Kandungan nutrisi pada wortel sungguh kompleks yaitu mengandung zat karbohidrat, protein, vitamin A, vitamin B, vitamin C, , zat besi, magnesium, folat, sodium, kalsium, dan fosfor. Untuk mengolah makanan ini pada bayi cukup sederhana dan sama seperti cara olah makanan bayi sebelumnya yaitu dengan menghaluskannya dan ambil sarinya. Sebaiknya makanan bayi yang berupa wortel ini dicampur dengan nasi yang dimasak menjadi bubur halus sehingga cukup bermanfaat bagi tubuh bayi.

Sari buah wortel sangat baik sebagai makanan bayi karena mengandung zat makanan yang kompleks dan bermanfaat buat perkembangan tubuh bayi
Sari buah wortel sangat baik sebagai makanan bayi karena mengandung zat makanan yang kompleks dan bermanfaat buat perkembangan tubuh bayi

Sebagian besar kebanyakan ibu sebenarnya cukup bingung saat memilih makanan bayi sehat yang tepat untuk sang buah hati tercinta. Namun kini sudah banyak sekali referensi yang dapat kita telusuri dari berbagai sumber di dunia internet. Maka sebaiknya peran Ibu lebih dimaksimalkan dalam informasi seputar makanan bayi yang sehat dan aman dikonsumsi. Makanan bayi yang sehat pastinya mempunyai kandungan gizi pada tiap-tiap makanan yang ditawarkan secara baik dan benar sehingga ibu bayi dapat memberikan makanan bergizi pada bayi mereka.

Hal Yang Penting Bagi Makanan Bayi Sehat

Harus selalu memastikan dari segi kebersihan pada setiap makanan yang akan masuk pada tubuh bayi serta harus lebih selektif mungkin dalam pemilihan bahan baku untuk makanan bayi sehat. Selain itu, harus mengetahui sedetail mungkin tentang memasak yang benar semua bahan baku tersebut dan pastikan semua bagian bahan baku pada makanan tersebut telah matang secara sempurna. Hal ini perlu diketahui agar bakteri dan kuman bisa mati dengan sempurna juga.
Perlu memperhatikan dan menjauhi segala jenis makanan bayi yang bebas dari MSG dan pastikan semua makanan bayi tersebut bebas dari bumbu penyedap serta bahan pengawet. Sebaiknya juga tidak terlalu sering memberikan makanan instan pada bayi. Lebih baik memasak makanan bayi yang sehat sesuai takaran gizi. Namun apabila terpaksa memberikan makanan yang instan , maka sebaiknya harus selalu memeriksa tanggal kadaluarsa dari makanan tersebut.

Menelusuri dan mencatat beberapa resep makanan bayi yang sehat dan hendaknya pula memiliki daya kreativitas dalam memberikan variasi makanan bayi sehingga bayi tidak merasa bosan dalam mengkonsumsi makanannya dalam sehari-hari.Makanan bayi yang sehat memang sangat perlu diperhatikan mulai dari segi kebersihan hingga bahan baku yang digunakan. Makanan bayi yang sehat memang sangat perlu diperhatikan mulai dari segi kebersihan hingga bahan baku yang digunakan

Sedini mungkin peran orangtua harus bisa lebih ditekankan dalam pengenalan makanan sehat bagi bayi mereka. Selain anjuran untuk lebih memilih makanan rendah kalori dan rendah lemak. Ternyata perlu diketahui bahwa satu gram zat lemak itu memberikan kalori menjadi dua kali lipat daripada zat karbohidrat. Jadi bukan hanya lebih mengenalkan makanan sehat saja, melainkan mengajarkan cara makan sehat yang bermanfaat, misalnya makan yang diatur oleh rasa lapar dan berhenti sebelum kenyang. Oleh karena itu, orangtua harus senantiasa pandai dalam mengatur dan mengolah makanan bayi yang sehat bagi bayi mereka serta melihat perkembangan tiap waktu. Jikalau mengalami sedikit masalah, sebaiknya dilihat terlebih dahulu sumber makanan dan pola makan yang diberikan oleh bayi.